Pemprov Sumut Perkuat Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Batangtoru, Habitat Orangutan Tapanuli!

152

MEDAN – Pemprov Sumut terus mempertegas komitmennya dalam melindungi Hutan Batangtoru, salah satu paru-paru dunia yang menjadi rumah bagi Orangutan Tapanuli, spesies langka yang baru ditemukan pada 2017.

Wakil Gubernur Sumut, Surya resmi membuka *Dialog Para Pihak dan Sosialisasi Kelompok Kerja (Pokja) Perlindungan Ekosistem Batangtoru* di Hotel Santika Medan.

Acara ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan tropis seluas 240.985 hektar ini.

Hutan Batangtoru: Sumber Kehidupan yang Harus Dilindungi
Hutan Batangtoru tidak hanya menjadi habitat bagi Harimau Sumatera, Beruang Madu, dan Rangkong, tetapi juga menyediakan sumber air bersih, udara segar, serta pangan bagi masyarakat sekitar.

“Ini adalah warisan tak ternilai yang harus kita jaga bersama. Jika ekosistemnya rusak, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari krisis air hingga bencana alam,” tegas Wagub Surya.

Pokja Batangtoru: Langkah Nyata Perlindungan Lintas Sektor
Pemprov Sumut telah mengeluarkan Keputusan Gubernur No. 188.44/156/KPTS/2025 tentang pembentukan Pokja Perlindungan Terpadu Ekosistem Batangtoru. Tugasnya meliputi:
✅ Memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan
✅ Menyusun rencana aksi perlindungan dari hulu ke hilir
✅ Memastikan pembangunan berkelanjutan di kawasan strategis ini

“Kami mendorong pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan perusahaan yang beroperasi di sekitar Batangtoru untuk bersinergi. Mari kita bangun ekonomi kerakyatan berbasis alam tanpa merusak lingkungan,”* tambah Surya.

Dukungan Akademisi & Langkah Kedepan
Prof. Sabrina (Guru Besar UMSU) turut hadir memberikan masukan, sementara Kadis LHK Sumut, Yuliani Siregar, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas perusahaan di kawasan tersebut. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com