Solidaritas Medan untuk Aceh Tamiang: Kirim 5 Armada Pemadam, Layanan Kebakaran Kota Tetap Prima!

79

MEDAN – Dalam upaya pemulihan pasca-banjir bandang dahsyat yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak akhir November 2025 bencana yang menyebabkan puluhan korban jiwa, ratusan ribu pengungsi, dan kerusakan luas pada rumah, fasilitas umum, serta infrastruktur—Pemerintah Kota Medan menunjukkan kepedulian nyata dengan mengirimkan bantuan signifikan.

Tadi siang, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, memimpin langsung keberangkatan dua unit armada tambahan. Sebelumnya, tiga unit telah dikirim, sehingga total menjadi lima unit mobil pemadam kebakaran berjenis penembak air berkapasitas tinggi (seperti Fire Truck dengan tangki 5.000 liter).

Armada ini difokuskan untuk membersihkan lumpur tebal dan sisa banjir di fasilitas umum vital, seperti rumah ibadah, sekolah, dan perkantoran, yang masih menjadi prioritas pemulihan di Aceh Tamiang.

Meski mengerahkan sumber daya besar untuk membantu saudara di Aceh, Wandro Malau menegaskan bahwa layanan pemadam kebakaran di Kota Medan tetap aman dan optimal, bahkan untuk kebakaran berskala besar sekalipun.

“Kita punya enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang masing-masing dilengkapi dua armada. Saat ini, armada cadangan masih siaga penuh di markas besar Damkarmat di Jalan Candi Borobudur, ditambah unit di setiap UPT. Jadi, masyarakat Medan tak perlu khawatir kami siap tanggap 24 jam,” ujar Wandro.

Bantuan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong antar-daerah, terutama saat Aceh Tamiang masih bergelut dengan lumpur basah, krisis air bersih, dan risiko penyakit pasca-bencana. Medan turut meringankan beban, sambil menjaga kesiapsiagaan di rumah sendiri. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com