SPPG Polres Simalungun Resmi Beroperasi, 2.148 Warga Terima Manfaat MBG – Pemkab Targetkan 95 Titik untuk Tekan Stunting 9 Persen
SIMALUNGUN – Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Polres Simalungun yang merupakan bagian dari peresmian serentak 1.179 SPPG Polri se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (13/2/2026).
Peresmian nasional dipusatkan di Jakarta dan diikuti jajaran Forkopimda serta tamu undangan di daerah melalui nonton bareng (nobar). Selain SPPG, Presiden juga meresmikan 18 gudang ketahanan pangan sebagai dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di Kabupaten Simalungun, peresmian dipusatkan di Polsek Tanah Jawa. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Kepala Dinas Kesehatan Edwin Tony Simanjuntak, Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung, Sekretaris Dinas Pendidikan Lingga Damanik, Ketua Bhayangkari Simalungun, serta jajaran lainnya.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa SPPG 2 telah mulai beroperasi sejak 8 Februari 2026 dan telah melayani 2.148 penerima manfaat. Ia juga mengungkapkan bahwa lahan pembangunan SPPG merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya Wakil Bupati selaku Ketua Satgas MBG, atas dukungan dan sinergi sehingga SPPG ini bisa berdiri dan beroperasi,” ujarnya.
Wakil Bupati yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun mengapresiasi berdirinya dua titik MBG yang dikelola Polres Simalungun. Ia menegaskan, percepatan realisasi MBG menjadi fokus bersama mengingat target di Kabupaten Simalungun sebanyak 95 titik, sementara capaian saat ini masih di bawah 50 persen.
“Kita akan terus dorong percepatan pembangunan titik MBG agar program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: Wakil Wali Kota Medan Minta Tambahan Kuota Revitalisasi Sekolah di 2026 ke Mendikdasmen
Ia juga meluruskan isu yang berkembang bahwa dirinya bukan penentu lokasi titik MBG. “Tugas saya adalah monitoring dan memastikan program berjalan baik, bukan menentukan titik,” katanya.
Pemkab Simalungun menargetkan penurunan angka stunting dari 24 persen menjadi 9 persen melalui intervensi gizi berkelanjutan lewat program MBG. Wakil Bupati pun membuka ruang pengaduan bagi masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut.
Rangkaian peresmian ditandai penyerahan kunci mobil operasional dari Kapolres kepada Kepala SPPG, dilanjutkan pengguntingan pita. Usai seremoni, Wakil Bupati bersama Wakil Ketua DPRD melakukan pengecekan langsung ke dapur SPPG guna memastikan standar kebersihan, kualitas bahan pangan, serta kesiapan distribusi makanan bergizi.
Dengan beroperasinya SPPG 2 Polres Simalungun, sinergi Pemkab dan Polres diharapkan semakin kuat dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis serta percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Simalungun. (RS)