Perbaikan Infrastruktur Sumut: Bobby Targetkan Rampung 2028, Gus Irawan: “Gubernur Kita Gerak Cepat!”

195

TAPANULI SELATAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mematok target ambisius untuk menuntaskan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di Kabupaten Tapanuli Selatan paling lambat tahun 2028.

Langkah ini dinilai strategis untuk menggerakkan roda ekonomi dan membuka isolasi wilayah pedalaman.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat meresmikan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Tapanuli Selatan. Bobby menegaskan, konektivitas adalah nyawa pembangunan daerah.

“Jembatan dan jalan ini bukan sekadar beton dan aspal. Ini adalah jalur utama yang akan menghubungkan masyarakat ke pusat ekonomi, layanan kesehatan, dan pendidikan. Harapannya, pembangunan ini membawa manfaat nyata, baik dari sisi ekonomi, kesejahteraan sosial, hingga mobilitas warga,” ujar Bobby di hadapan masyarakat setempat, Jumat (6/3/2026).

Bobby menjelaskan, proses perencanaan teknis dan desain proyek infrastruktur di wilayah Tapanuli Selatan saat ini telah memasuki tahap final. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berkomitmen untuk memulai pengerjaan sesegera mungkin.

Baca Juga : Jembatan Aek Sipange Diresmikan: Dari Tragedi Keluarga Jadi Penyelamat Masyarakat Tapanuli

“Kita kejar. Target kita selesai sebelum masa jabatan berakhir. Paling lambat tahun 2028, seluruh infrastruktur prioritas di Tapsel harus sudah kita selesaikan,” tegasnya.

Fokus Perbaikan Puluhan Kilometer Jalan Rusak

Senada dengan Gubernur, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Chandra Dalimunthe, memaparkan detail kerusakan yang menjadi prioritas penanganan.

Fokus utama saat ini adalah perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Arse yang mengalami kerusakan parah di sejumlah titik.

“Total panjang ruas jalan yang menjadi kewenangan kita di sana sekitar 71 kilometer. Dari jumlah itu, kita identifikasi ada kerusakan signifikan di beberapa segmen dengan total panjang mencapai 22 kilometer,” jelas Chandra.

Rinciannya, kerusakan tersebar di tiga segmen utama, masing-masing sepanjang 9 kilometer, 9 kilometer, dan 4 kilometer. Selain itu, terdapat tambahan 22 kilometer di kawasan lain yang juga membutuhkan perhatian.

“Kerusakan ini tersebar di beberapa segmen. Saat ini kami masih menyusun detail perencanaan agar pembangunan bisa segera dilaksanakan secara bertahap, sesuai skala prioritas dan kebutuhan mendesak masyarakat,” tambah Chandra.

Pemprov Sumut berharap, dengan rampungnya perbaikan jalan dan jembatan ini, distribusi logistik dan hasil pertanian dari wilayah pedalaman Tapanuli Selatan ke pusat-pusat ekonomi dapat berjalan lebih lancar dan efisien.

Apresiasi Bupati: “Bobby Orangnya Gerak Cepat!”

Di tengah kesibukannya, Gubernur Bobby mendapatkan pujian langsung dari Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu.

Gus mengaku kagum dengan gaya kepemimpinan dan respons cepat Bobby terhadap setiap usulan yang diajukan oleh pemerintah kabupaten.

“Pak Gubernur ini orangnya gerak cepat. Setiap usulan perbaikan infrastruktur yang kita ajukan, langsung direspons. Perhatian beliau terhadap pembangunan di Sumut, khususnya Tapanuli, sangat luar biasa,” ungkap Gus Irawan dalam sambutannya.

Lebih mengejutkan lagi, Gus Irawan mengungkapkan dedikasi Bobby yang rela menghabiskan waktu berhari-hari di wilayah Tapanuli untuk turun langsung memantau kondisi lapangan.

“Bayangkan, puasa pertama beliau sahur dan berbuka di daerah. Bahkan, ini sudah hampir enam hari berada di wilayah Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) untuk memantau langsung kondisi infrastruktur. Ini bukti keseriusan yang nyata. Kami bangga punya Gubernur seperti ini,” puji Gus Irawan.

Dengan kombinasi target tegas dari gubernur dan dukungan penuh dari bupati, masyarakat Tapanuli Selatan kini menaruh harapan besar pada realisasi pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan merata hingga ke pelosok. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com