Optimisme Besar : Pansus DPRD Medan Targetkan Lonjakan PAD Rp1,1 Triliun di 2026!

69

MEDAN – Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Medan sedang bergerak cepat! Dengan langkah kerja yang sudah disusun, Pansus ini yakin bisa mendongkrak PAD Pemko Medan hingga 30% pada tahun 2026, atau setara dengan tambahan lebih dari Rp1,1 triliun.

Ketua Pansus, El Barino Shah yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan menyampaikan optimisme ini langsung kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Senin (22/12/2025). “Kami sangat yakin target 30% ini bisa tercapai, asal ada dukungan dari semua pihak,” tegas El Barino.

Kunci utama peningkatan ini? Pencegahan kebocoran pajak dan retribusi yang selama ini diduga terjadi, sekaligus penggalian potensi baru yang belum tergarap maksimal. Beberapa sumber yang menjadi fokus adalah, pajak reklame, restoran & hiburan malam, serta air tanah. Retribusi (pendirian bangunan gedung, kebersihan sampah, parkir, dan lainnya.

Berdasarkan data, realisasi PAD Medan tahun 2024 mencapai Rp2,7 triliun, sementara target 2025 dipatok sekitar Rp3,7 triliun. Jika naik 30% lagi di 2026, angka tersebut bakal melonjak menjadi sekitar Rp4,8 triliun – sebuah lompatan signifikan yang bisa mendongkrak pembangunan kota, dari infrastruktur hingga layanan publik.

Pansus yang terdiri dari utusan 9 fraksi ini sudah mulai beraksi: Saat ini tengah mengumpul data detail pajak dan retribusi dari setiap OPD Pemko Medan. Rencana selanjutnya? Mulai Januari 2026, rapat intensif dengan OPD dan stakeholder terkait.

El Barino menekankan, seluruh anggota Pansus sepakat bekerja maksimal menjalankan fungsi pengawasan DPRD. “Kebocoran tidak boleh terulang lagi. Kami butuh sinergi semua pihak untuk hasil optimal demi kesejahteraan warga Medan,” ujarnya.

Susunan Pansus PAD DPRD Medan
– Ketua : El Barino Shah SH MH
– Wakil Ketua : Sri Rezeki
– Anggota : Agus Setiawan, David Roni, DR Dra Lily MBA, Zulham Efendy, Datuk Iskandar Muda, Tia Ayu, Andreas Pandapotan Purba, Rommy Van Boy, dr Faisal Arbie Biomed, Godfried Efendy, Ahmad Afandi, T Bahrumsyah, dan Jenses Simbolon.

Langkah ini menjadi angin segar bagi Medan yang terus berupaya mandiri secara fiskal. Jika berhasil, dana tambahan ini bisa mempercepat program prioritas seperti penanganan banjir, revitalisasi pasar, dan peningkatan layanan kesehatan serta pendidikan. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com