Bobby Nasution Tidur Satu Atap dengan 5.575 Pramuka, Janjikan Beasiswa Hingga Lulus Kuliah

139

DELISERDANG – Udara dingin khas kawasan wisata Sibolangit tak menyurutkan semangat kebersamaan. Di tengah hamparan tenda yang menjulang di Bumi Perkemahan Sibolangit, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memilih untuk bermalam dan bertenda bersama ribuan peserta Jambore Daerah (Jamdasu) XI, Sabtu (11/7/2026) malam.

Malam itu bukan sekadar kunjungan. Dalam upacara Api Unggun yang sarat makna, Bobby menegaskan bahwa kobaran api menjadi simbol semangat, persatuan, dan optimisme yang harus terus dijaga.

“Api yang kita hidupkan menjadi simbol semangat. Selama lima hari di jambore, banyak pelajaran yang bisa kalian dapatkan,” ujarnya di hadapan ribuan Pramuka Penggalang.

Jamdasu XI tahun ini tercatat sebagai giat kepramukaan terbesar di Sumut, dengan total 5.575 peserta dan pengunjung dari 33 kabupaten/kota. Mengusung tagline “Jamdasu Beda”, acara ini digelar tanpa memungut biaya dari peserta, memberikan kesempatan setara bagi seluruh pelajar, termasuk dari daerah tertinggal.

Baca Juga : Resmi Dibuka! Wagub Surya Pukul Gendang Tanda Jamda XI Sumut 2026 Dimulai, Ribuan Pramuka Siap Ukir Sejarah di Sibolangit

Malam itu, suasana berubah menjadi haru ketika Bobby memberi ruang dialog. Seorang peserta asal Mandailing Natal menceritakan perjuangannya bekerja di warung bakso dari pukul 17.00 hingga 24.00 sepulang sekolah hanya untuk bisa membiayai dirinya hadir di Sibolangit.

“Banyak teman bertanya, tapi saya ingin hadir untuk mendapatkan pengalaman dan kedisiplinan,” ungkapnya lirih.

Tak berhenti di situ, peserta dari Nias Barat dan Nias Selatan juga menyuarakan aspirasi mengenai keterbatasan infrastruktur, layanan kesehatan, dan harapan untuk pendidikan yang lebih baik.

Mendengar hal ini, Bobby yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumut langsung merespons.

Ia berkomitmen mencatat seluruh masukan dan memastikan Pemerintah Provinsi Sumut akan memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi para peserta yang berjuang.

“Kami percaya adik-adik adalah generasi yang akan menggantikan kami membangun Sumatera Utara,” tegas Bobby, mengakhiri malam yang sarat makna persaudaraan sejati. (Rel)