Bobby Nasution Tutup Jamdasu XI dengan Kejutan! 19 Petugas Upacara Gratis ke Jamnas 2026, Sumut Catat Sejarah Digital
DELISERDANG – Puncak Jambore Daerah Sumut (Jamdasu) XI berakhir dengan kejutan spesial. Gubernur Sumatera Utara sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Pramuka Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi menutup gelaran akbar di Bumi Perkemahan Sibolangit, Deliserdang, Minggu (12/7/2026).
Namun yang membuat ribuan peserta bersorak adalah keputusan mendadaknya. Bobby mengumumkan pemberangkatan 19 petugas upacara pembukaan dan penutupan ke Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur—dengan biaya ditanggung penuh Kwartir Daerah Sumut.
“Inspirasi ini lahir dari malam api unggun, ketika seorang petugas menyampaikan harapan agar mereka bisa ke Jamnas. Saya putuskan langsung mereka berangkat gratis,” ujar Bobby.
Aksi ini menjadi bukti nyata apresiasi terhadap dedikasi para petugas yang telah menyukseskan penyelenggaraan jambore.
Jamdasu XI 2026 bukan sekadar jambore biasa. Ketua Kwarda Sumut Dikky Anugerah menyebut event ini mencatat sejarah baru bagi Pramuka Sumut.
Untuk pertama kalinya, seluruh proses administrasi dan pemberkasan dilakukan 100 persen digital dan terintegrasi melalui aplikasi Digi Jamdasu. Langkah ini sejalan dengan misi besar transformasi digital dan pembentukan karakter yang diusung jambore.
Total 5.575 peserta dari 32 kabupaten/kota mengikuti rangkaian kegiatan. Yang lebih mencengangkan seluruh peserta tidak dipungut biaya sepeser pun. Kebijakan ini membuka akses seluas-luasnya bagi Pramuka dari berbagai latar belakang.
Jamdasu XI membuktikan Pramuka tak ketinggalan zaman. Lomba Mobile Legends menjadi salah satu cabang paling menyita perhatian. Kwarcab Deliserdang keluar sebagai juara, mengalahkan Dairi (juara II) dan Binjai (juara III).
“Ini bukti penguasaan teknologi digital bisa berjalan seiring nilai-nilai dasar Pramuka,” tegas panitia.
Selain e-sport, berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif mewarnai lima hari perkemahan: pembinaan keagamaan dan mental spiritual, keterampilan dan wawasan kebangsaan, teknologi dan literasi digital, permainan tradisional, pelestarian lingkungan, edukasi tanggap bencana, hingga api unggun persaudaraan sebagai puncak kebersamaan.
Kwarcab Deliserdang tampil sebagai Juara Kontingen Terbaik. Mereka juga menyapu bersih kategori desain: Fabian Vito juara Desain Maskot Jamdasu, Rizky Azwar juara Desain Logo Jamdasu.
Bobby menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. Ke depan, Sumut akan mengirimkan kontingen berjumlah 1.039 peserta ke Jamnas 2026 yang berlangsung 13–20 Agustus di Buperta Cibubur.
Upacara penutupan diakhiri dengan pelepasan tanda peserta dan penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) simbol resmi berakhirnya rangkaian Jamdasu XI. (Rel)