257 Rumah Terdampak Banjir Serbalawan, Pemkab Simalungun Kerahkan Tim Pemulihan
SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat melakukan gotong royong membersihkan kawasan terdampak banjir di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Jumat (31/7/2026).
Aksi pemulihan dilakukan sehari setelah luapan Sungai Sikkam merendam ratusan rumah warga, fasilitas pendidikan, dan tempat ibadah di sejumlah wilayah sekitar Serbelawan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan seluruh personel difokuskan untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama TNI, Polri, perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar aktivitas warga dapat kembali normal secepatnya,” kata Budiman.
Untuk mempercepat pembersihan lumpur dan material sisa banjir, tim gabungan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari dua unit milik BPBD Simalungun, satu unit dari Polres Simalungun, dan satu unit dari PT Bridgestone.
Selain pembersihan lingkungan, pemerintah juga membuka berbagai layanan bagi warga terdampak. Dinas Sosial bersama Polres Simalungun dan pemerintah kecamatan mendirikan dapur umum di Kantor Lurah Serbelawan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga.
Baca Juga: Pemkab Simalungun Gelontorkan Rp12,7 Miliar untuk Infrastruktur dan Pertanian di Dolok Silou
Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Serbelawan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir. Sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka layanan penggantian dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat banjir.
Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menyebutkan banjir berdampak pada sedikitnya 257 rumah warga, dua tempat ibadah, dan dua sekolah.
Rinciannya, sebanyak 150 rumah di kawasan Pasar Bawah Serbelawan terdampak banjir bersama satu musala dan Sekolah Al Jam’iyatul Washliyah. Di Nagori Bandar Selamat terdapat tiga rumah terdampak serta Masjid Taqwa Muhammadiyah dan SD Muhammadiyah.
Selain itu, 58 rumah terdampak di Nagori Dolok Merangir I, enam rumah di Nagori Dolok Kataran, serta terjadi satu titik longsor di Nagori Dolok Ilir I.
Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Darmawati turut meninjau lokasi terdampak dan menyapa warga. Bersama pengurus TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan personel Polwan, mereka membantu menyiapkan makanan bagi warga melalui dapur umum.
“Kami hadir untuk memberikan semangat agar warga tetap tabah menghadapi musibah ini. Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus hadir bersama masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” ujar Darmawati.
Pemkab Simalungun memastikan pendataan dampak banjir masih terus dilakukan sembari mempercepat proses pemulihan di seluruh wilayah terdampak.(RS)