Gubsu Bobby Bawa DPRD ke Nias: Kolaborasi Eksekutif-Legislatif Pecahkan Rekor 78 Tahun
GUNUNGSITOLI — Sejarah baru tercatat di ujung barat Sumatera Utara. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution kembali mendarat di Kepulauan Nias, Rabu (5/8/2026), untuk menjalani program berkantor selama lima hari hingga 9 Agustus 2026.
Ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ini adalah kali kedua dalam waktu kurang dari sebulan sang gubernur “pindah kantor” ke wilayah kepulauan yang selama 78 tahun lebih hanya menerima kunjungan seremonial para pendahulunya.
Program yang sebelumnya berlangsung 15-20 Juli 2026 ini kini memasuki babak kedua dengan gebrakan baru: kolaborasi lintas institusi.
Yang membuat program kali ini berbeda adalah keterlibatan langsung tujuh anggota Komisi D DPRD Sumut. Mereka bukan sekadar rombongan seremonial.
Ketua Komisi D Timbul Jaya Hamonangan Sibarani dan Sekretaris Defri Noval Pasaribu turun langsung ke lapangan meninjau RSUD Thomsen, menyusuri ruas jalan yang akan diperbaiki, mengunjungi sekolah, hingga berdialog dengan masyarakat.
Baca Juga : Jeritan Bayi 11 Bulan di Nias yang Terabaikan & Langkah Revolusioner Bobby”
“Bukan memboyong, tapi mereka ingin menemani saya,” tegas Bobby di Gunungsitoli. “Walaupun sudah saya sampaikan, mereka ingin melihat langsung di lapangan. Makanya kita bawa mereka melihat bersama-sama. Mereka juga bisa mengawasi kerja kita dan kami siap diawasi. Inilah semangat kolaborasi.”
Timbul Jaya Sibarani tidak menyembunyikan kekagumannya. “Ini gubernur pertama yang berkantor di Kepulauan Nias. Selama ini hanya kunjungan biasa,” ujarnya. “Kami mengapresiasi semangat Gubernur membangun daerah tertinggal seperti Kepulauan Nias dan Sipiongot.”
Defri Noval Pasaribu menambahkan bahwa kehadiran langsung gubernur di lapangan memungkinkan pengambilan keputusan cepat atas berbagai persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sektor lainnya.
“Ini model baru agar gubernur lebih dekat dengan masyarakat. Gubernur ingin memangkas ketertinggalan Kepulauan Nias,” tegasnya.
Tak berhenti di infrastruktur, kolaborasi ini juga mendorong kebijakan sosial. DPRD Sumut berkomitmen mendukung perluasan program pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK sederajat dari keluarga kurang mampu ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap menegaskan, kehadiran Pak Gubernur untuk kesekian kalinya menegaskan bahwa komitmen kita terhadap percepatan pembangunan di Nias bukanlah agenda sesaat, melainkan program berkelanjutan yang terus dikawal progresnya.
Sambutan warga pun hangat. Yohanes, warga Gunungsitoli, mengungkapkan kegembiraannya: “Semoga program-program yang dibawa Pak Gubernur dapat memajukan Kepulauan Nias.”
Kepulauan Nias kini bukan lagi sekadar titik di peta. Ia adalah panggung sejarah baru kepemimpinan Sumatera Utara di mana eksekutif dan legislatif berjalan berdampingan, memastikan pembangunan bukan sekadar janji, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap warga di ujung kepulauan. (Rel)