Tawuran Remaja Dolok Silau Gagal Pecah: 13 Diamankan, 3 Kelewang Disita, Berakhir Surat Damai

238

SIMALUNGUN — Tawuran remaja di Dolok Silau berhasil digagalkan sebelum pecah. Polsek Dolok Silau bergerak cepat setelah laporan masuk, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Lokasinya Simpang Tanjung Purba, Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau. Sebanyak 13 remaja diamankan dan tiga bilah kelewang disita.

Kapolsek Dolok Silau AKP Nasir Daulay mengatakan, petugas langsung menuju lokasi begitu menerima informasi rencana tawuran.

Setibanya di sana, polisi mendapati sekelompok pemuda tengah berkumpul. Saat diperiksa, ditemukan tiga senjata tajam jenis kelewang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, ditemukan tiga senjata tajam jenis kelewang yang dibawa oleh kelompok anak muda tersebut,” ungkap Nasir.

Baca Juga : Polsek Medan Area Gulung 4 Remaja Tawuran, Puluhan Celurit Panjang 2 Meter Disita: Bukan Tawuran Pelajar!

13 remaja kemudian dibawa ke Markas Komando Polsek Dolok Silau. Namun, penanganan tidak berhenti pada penindakan. Polisi memanggil tokoh masyarakat, pangulu, kepala desa, dan orang tua. Mereka dilibatkan untuk membina para remaja agar tidak mengulangi perbuatan.

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan damai yang dituangkan dalam surat pernyataan. Para remaja dan orang tua berjanji tidak mengulangi tindakan serupa. Surat itu disaksikan langsung para pangulu dan kepala desa.

“Para anak dan orangtua membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, yang disaksikan langsung oleh para pangulu dan kepala desa,” ujarnya.

Menurut Nasir, langkah preventif dan pendekatan itu bagian dari komitmen Polri mencegah kekerasan remaja. Pendekatan ini jadi pembeda: aparat tidak hanya mengamankan barang bukti, tetapi juga merangkul keluarga dan tokoh desa.

Kasus ini jadi alarm. Tawuran remaja sering dipicu persoalan sepele, tetapi risiko hukum dan keselamatan sangat besar. Peran orang tua, sekolah, dan pemerintah desa penting untuk memutus rantai kekerasan.

Dengan 3 kelewang disita, 13 remaja dibina, dan komitmen damai dibangun, Dolok Silau berharap tidak ada lagi aksi serupa. Warga diminta segera melapor jika melihat indikasi tawuran. (FD)