Nupati Luncurkan SIMARATUR, Data Aparatur Nagori Kini Terintegrasi

328

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aparatur Nagori (SIMARATUR) untuk mengintegrasikan data dan administrasi aparatur nagori di Kabupaten Simalungun.

Peluncuran berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (16/9/2026).

Aplikasi yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Simalungun tersebut mengintegrasikan data pengangkatan, mutasi, pemberhentian hingga pemantauan aparatur nagori.

Kepala DPMPN Simalungun Eliyanto Purba mengatakan SIMARATUR dibuat untuk mengatasi pengelolaan administrasi aparatur nagori yang selama ini masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi.

“SIMARATUR diharapkan menjadi instrumen untuk membangun tata kelola aparatur nagori yang terintegrasi, transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan berbasis data,” ujar Eliyanto.

Baca Juga: Tak Tolerir Pelanggaran, Bupati Deli Serdang Copot Dua Pejabat dan Pecat Tiga PPPK

Anton menekankan akurasi data menjadi hal utama dalam penerapan sistem digital tersebut. Menurutnya, data yang tidak valid dapat menimbulkan persoalan ketika diolah menjadi informasi.

 

“Data dulu, baru informasi. Kalau datanya belum pasti, informasi yang disampaikan bisa menimbulkan salah paham,” tegas Anton.

 

Ia juga mengingatkan agar SIMARATUR tidak berhenti pada peluncuran, tetapi benar-benar digunakan dalam pekerjaan di nagori dan kecamatan.

 

“Perubahan jangan hanya menjadi pesta, jangan berhenti pada launching. Perubahan harus kita jalankan bersama-sama dengan akhlak, integritas, ketelitian, dan hati nurani,” katanya.

 

Anton menegaskan kecanggihan sistem harus diimbangi ketelitian dan kejujuran aparatur sebagai pengguna.

 

“Kesalahan sistem dapat diperbaiki, tetapi pelanggaran adalah persoalan yang berbeda. Bekerjalah dengan hati nurani. Apa yang kita pikirkan, kita ucapkan, dan kita kerjakan harus sejalan,” ujarnya.

 

Peluncuran tersebut sekaligus menandai dimulainya implementasi SIMARATUR di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.

 

Pemkab Simalungun menargetkan aplikasi tersebut membuat pengelolaan aparatur nagori lebih tertib, transparan, akuntabel, dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan. (RS)