MEDAN — Tewasnya Suwarno (41), wiraswasta warga Jalan Rukun Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, di Bendungan Bandar Sidoras, Dusun 11 Desa Cinta Rakyat, akhirnya terungkap.
Tim Opsnal Reskrim Polsek Medan Tembung bersama Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap dua pria, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Kali Serayu, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Dua pria itu Feby Ananda Wibianto (22), pekerja bengkel las, dan Hendri Pribadi (26), buruh. Keduanya warga Jalan Trunojoyo Dusun X Desa Cinta Rakyat.
Penangkapan dipimpin Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan, SH, MH, Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang, SH, dan Kanit Pidum Polrestabes Iptu Hafis, SH.
Kronologi bermula Jumat (11/9/2026) pukul 22.30 WIB. Saksi Hendi berjalan kaki menuju Bendungan Bandar Sidoras untuk bekerja.
Baca Juga : Penjaga Kebun di Langkat Jadi Otak Pembunuhan, Korban Dibacok & Ditembak Senapan Angin
Di benteng sungai dekat bendungan, ia melihat seorang laki-laki tergeletak tak bergerak dengan luka di kepala. Hendi menghubungi Idris, teman kerjanya, lalu melapor ke rumah kepala dusun. Korban dibawa ke RS Bhayangkara.
Sabtu dini hari pukul 02.15 WIB, polisi mendapat informasi dari masyarakat tentang mayat di benteng sungai. Tim menuju RS Bhayangkara, berkoordinasi dengan Inafis, lalu mendatangi lokasi kejadian.
Sore harinya, tim menerima informasi keberadaan pelaku. Saat tiba di lokasi, pelaku sedang melintas dan langsung diamankan.
Dari interogasi awal, keduanya membenarkan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi menyita barang bukti satu pistol mainan, satu celana pendek putih, satu baju kaos lengan panjang, dan satu unit sepeda motor Honda Vario BK 2864 AFV.
Pistol mainan menjadi sorotan karena di kalangan pelaku kejahatan kerap dipakai untuk mengintimidasi, meski polisi belum memastikan perannya dalam kasus ini.
Kasus ditangani penyidik Polsek Medan Tembung bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan. Penyidik akan melakukan interogasi lanjutan, melengkapi berkas, mengamankan pelaku lain, dan sidik lanjut.
Motif belum dirinci. Masyarakat diimbau tidak main hakim sendiri dan melapor jika mengetahui informasi.
Bagi pembaca yang mencari kronologi lengkap, fakta barang bukti, dan perkembangan kasus penganiayaan di Bendungan Bandar Sidoras, laporan ini merangkumnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal hubungan antara pelaku dan korban. (FD)