Pemkab Simalungun Gelontorkan Rp12,7 Miliar untuk Infrastruktur dan Pertanian di Dolok Silou

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mengalokasikan anggaran sekitar Rp12,7 miliar untuk berbagai program pembangunan infrastruktur, pertanian, dan sarana publik di Kecamatan Dolok Silou pada Tahun Anggaran 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dolok Silou didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah serta Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Darmawati, Selasa (28/7/2026).

Anton mengatakan, Dolok Silou merupakan salah satu wilayah pertanian potensial di Kabupaten Simalungun yang membutuhkan dukungan infrastruktur memadai guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan, irigasi, hingga sarana penunjang pertanian menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan aktivitas ekonomi warga, khususnya petani.

“Kami akan terus berupaya membangun infrastruktur pendukung guna meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap,” kata Anton.

Di sektor infrastruktur jalan, Pemkab Simalungun menganggarkan Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi ruas jalan Cingkes–Bawang hingga perbatasan Kabupaten Karo sepanjang 1.350 meter. Selain itu, rekonstruksi jalan Siboro Purba–Sinumbah sepanjang 495 meter juga akan dilakukan dengan anggaran Rp350 juta.

Untuk mendukung sektor pertanian, pemerintah mengalokasikan Rp2 miliar guna merehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Saran Padang yang melayani sekitar 125 hektare lahan pertanian.

 

Baca Juga: Anton Saragih Lantik 5 Pejabat Eselon II Simalungun

Pemkab juga menyalurkan bantuan satu unit corn sheller mobile di Nagori Mariah Dolok senilai Rp65,9 juta. Sementara pembangunan dan rehabilitasi jalan usaha tani akan dilakukan di Nagori Mariah Dolok sepanjang 145 meter dengan anggaran Rp190,7 juta dan di Nagori Saran Padang sepanjang 350 meter senilai Rp460,2 juta.

Di bidang sarana dan prasarana umum, pemerintah mengalokasikan Rp3,8 miliar untuk pembangunan Kantor Camat Dolok Silou, Rp200 juta untuk rehabilitasi gedung serbaguna atau loods, serta Rp1,2 miliar untuk revitalisasi Pasar Saran Padang.

Anton mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga.

“Mari kita dukung pelaksana pekerjaan dengan sikap yang baik agar pembangunan ini selesai sesuai rencana. Mari bekerja sama dan bergotong royong demi kemajuan daerah kita,” ujarnya.

Camat Dolok Silou, Agustin Ginting, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Simalungun kepada wilayahnya.

“Ini kabar gembira sekaligus kebanggaan bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan perhatian nyata bagi pembangunan di wilayah kami,” katanya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat J. Paranginangin. Ia menilai perbaikan jalan Cingkes–Bawang sangat penting karena menjadi akses utama bagi delapan nagori sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Karo.

“Jalan ini merupakan urat nadi masyarakat, khususnya petani, untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar. Perhatian pemerintah ini sangat berarti bagi kehidupan kami,” ujarnya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Simalungun berharap pembangunan yang dilakukan mampu memperkuat sektor pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Dolok Silou. (RS)

#Bupati Anton Achmad Saragih#BupatiSimalungunAntonAchmadSaragih#Dolok Silou#Infrastruktur Simalungun#Irigasi Saran Padang#Jalan Cingkes Bawang#KitaMedan#kitamedandotcom#Pasar Saran Padang#Pemkab Simalungun#Pertanian Simalungun#sumatera utara