DELI SERDANG – Di tengah gempuran isu kriminalitas dan ketegangan arus mudik, Polrestabes Medan justru mencuri perhatian dengan aksi tak terduga yang menyentuh langsung akar peradaban menyelamatkan bumi.
Melalui gebrakan Green Policing, institusi penegak hukum ini tidak hanya berdiri di garis depan penegakan hukum, tetapi juga di garis terdepan pelestarian alam.
Pada hari yang bersejarah bagi ekosistem pesisir Sumatera Utara, Polrestabes Medan sukses menggelar aksi penanaman 1.994 bibit mangrove di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Angka 1.994 bukan sekadar simbolis, melainkan representasi komitmen kuat Polri dalam mendukung program prioritas Kapolri untuk mewujudkan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan.
Kegiatan ini bukan seremonial belaka. Sinergi luar biasa terlihat dari kehadiran lintas sektor mulai dari unsur Forkopimcam Percut Sei Tuan, Dinas Lingkungan Hidup, aktivis lingkungan, hingga masyarakat pesisir yang bahu-membahu menancapkan harapan baru di tanah gambut yang rapuh.
Baca Juga : NAFAS dan POSSI Sumut Tanam Mangrove hingga Transplantasi Terumbu Karang
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk mengayomi masyarakat, tetapi juga menjaga “ibu bumi” dari kerusakan.
“Program Green Policing ini adalah wujud nyata transformasi Polri. Kami hadir tidak hanya untuk menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga mencegah bencana alam yang mengancam nyawa. Mangrove adalah benteng alami kita. Ia mampu mencegah abrasi, menyerap karbon dioksida (CO₂) jauh lebih efektif dari pohon darat, dan menjadi rumah bagi biota laut,” ujar Kombes Jean dengan penuh semangat.
Ia juga menekankan bahwa aksi ini merupakan yang pertama kali dilakukan di lokasi tersebut, menjadikan Polrestabes Medan sebagai pelopor di wilayah hukumnya.
“Saya bangga, Polrestabes Medan menjadi yang pertama melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove di lokasi ini. Ini adalah warisan untuk anak cucu kita,” tambahnya.
Rangkaian acara semakin khidmat dengan sambutan dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang, Drs. Zainal Abidin Hutagalung, M.AP. Ia mengapresiasi inisiatif Polri yang dinilai mampu menggugah kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim.
Momen puncak terjadi saat penyerahan bibit secara simbolis dari Dinas Lingkungan Hidup kepada Kapolrestabes Medan, disusul dengan penanaman serentak oleh seluruh peserta.
Lumpur yang menempel di sepatu para peserta menjadi saksi bahwa kerja nyata tidak selalu lahir dari ruang rapat, tetapi dari tindakan turun ke lapangan.
Melalui program ini, Polrestabes Medan berharap ekosistem pesisir Deli Serdang kembali pulih, abrasi terhenti, dan yang terpenting, tumbuh kesadaran kolektif bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Aksi ini membuktikan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan kini, penjaga alam. (FD)