INALUM Catat Rekor Produksi Tertinggi di Usia 50 Tahun, Selebrasi Dialihkan untuk Korban Bencana

77

MEDAN – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menutup usia ke-50 tahun dengan capaian kinerja tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Sepanjang 2025, BUMN strategis ini membukukan produksi aluminium primer sebesar 280.082 metrik ton dan penjualan 280.141 metrik ton, sekaligus memutuskan mengalihkan seluruh agenda selebrasi ulang tahun menjadi bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera.

Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sejak INALUM berdiri pada 1976 dan menegaskan ketahanan perusahaan di tengah tekanan industri aluminium global.

Manajemen menyebut lonjakan produksi dan penjualan didorong efisiensi operasional, inovasi berkelanjutan, serta strategi bisnis adaptif dalam menghadapi fluktuasi pasar internasional.

 

Direktur Utama INALUM Melati Sarnita menyatakan, usia emas perusahaan dimaknai sebagai penguatan peran strategis INALUM dalam mendukung industri nasional.

Sejak awal, INALUM mengandalkan energi terbarukan dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebagai basis produksi aluminium primer, yang kini menjadi keunggulan kompetitif di tengah tuntutan industri hijau global.

Berbeda dari peringatan tahun-tahun sebelumnya, INALUM meniadakan seluruh agenda hiburan HUT ke-50. Dana selebrasi dialihkan sepenuhnya untuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa bantuan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kondisi kemanusiaan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

Selain penyaluran bantuan bencana, rangkaian usia emas INALUM juga diisi dengan Operasi Katarak Gratis serta Gerakan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut menyasar langsung masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ke depan, INALUM menargetkan penguatan industri aluminium terintegrasi dari hulu hingga hilir guna memperkuat kemandirian industri strategis nasional.

Sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, INALUM diposisikan sebagai tulang punggung penyedia aluminium primer bagi kebutuhan industri dalam negeri sekaligus pasar ekspor.

INALUM Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara

INALUM didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, sebelum sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 2013.

Saat ini, perusahaan mengelola PLTA dan fasilitas peleburan aluminium yang terintegrasi, dengan operasi utama di Kuala Tanjung dan Paritohan.

Peringatan usia emas INALUM digelar secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan, mencerminkan konsolidasi operasional dan arah bisnis perusahaan menuju penguatan daya saing jangka panjang. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com