Bobby Nasution Siapkan Sertifikat Halal Gratis untuk 5.000 UMKM
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengambil langkah berani dan revolusioner dalam mendorong ekosistem ekonomi halal.
Di tengah hiruk-pikuk gelaran Sumut Halal Fest 2026, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara resmi mengumumkan proyeksi ambisius: mulai tahun 2027, pemerintah akan memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi sedikitnya 5.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setiap tahunnya.
Kebijakan ini merupakan lompatan strategis lima kali lipat dari kuota tahun 2026 yang hanya menyentuh angka 1.000 UMKM.
Langkah ini diambil sebagai respons atas urgensi sertifikasi halal yang terus meningkat, seiring dengan kesadaran konsumen dan tuntutan pasar global yang semakin selektif.
Di balik gebrakan ini, terdapat data yang cukup mencengangkan. Dari total sekitar 1,4 juta UMKM yang tersebar di Sumatera Utara, baru sekitar 100.000 yang telah mengantongi sertifikat halal. Artinya, masih ada pekerjaan rumah (PR) bagi 1,3 juta UMKM yang harus segera diselesaikan.
“Kalau setiap tahun hanya dibantu seribu, mau berapa tahun baru selesai?” tegas Bobby saat membuka acara di Medan, Rabu (26/8/2026).
“Maka dari itu, tahun depan kita coba beri insentif kepada pelaku UMKM untuk membuat sertifikasi halal gratis minimal 5.000 pelaku UMKM,” tambahnya, menekankan bahwa percepatan ini adalah keniscayaan agar produk lokal tidak tertinggal.
Baca Juga : Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal
Sertifikasi halal saat ini bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar, baik nasional maupun internasional.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, turut mengapresiasi langkah progresif Pemprov Sumut ini.
Menurut Haikal, fasilitasi ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil.
“Kami mengapresiasi kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur dan jajaran. Kita berharap dengan difasilitasinya sertifikat halal ini, bisa membuat pelaku UMKM lebih berkembang,” ujarnya.
Target 5.000 sertifikat ini menjadi puncak dari rangkaian Sumut Halal Fest 2026 yang berlangsung pada 26–27 Agustus 2026.
Festival ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan ekosistem lengkap yang mempertemukan pelaku UMKM dengan sertifikasi, pembiayaan perbankan, hingga akses pasar.
Dengan kolaborasi bersama Bank Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan, Sumut Halal Fest menjadi bukti bahwa Sumatera Utara serius bertransformasi menjadi kawasan industri halal yang kompetitif. (Rel)