Gerebek Maut Polrestabes Medan: Sarang Narkoba & Judi Online di Jermal VII Digulung, 8 Orang Diringkus!
MEDAN – Polrestabes Medan baru saja melancarkan pukulan telak terhadap kejahatan terorganisir. Kamis (22/1/2026) pasukan gabungan Polrestabes Medan menggerebek sebuah lokasi di Jermal VII, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, yang ternyata menjadi sarang ganda: praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Operasi bertajuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini berhasil meringkus 8 orang (7 pria dan 1 wanita) yang diduga kuat sebagai pengelola dan pengguna fasilitas haram tersebut.
Barang bukti yang disita sangat lengkap, mencakup 4 unit CPU komputer, 4 monitor, 1 laptop, 20 kotak ponsel, 8 ponsel sewaan untuk judi, serta alat hisap narkoba (bong).
Yang lebih tegas, polisi tidak main-main. Bangunan khusus yang digunakan untuk menghisap narkoba langsung dirubuhkan dan dibakar di tempat sebagai bentuk pemusnahan simbol kejahatan sekaligus peringatan keras.
Baca Juga : BRIMOB & BNN Sumut Tumpas Kampung Narkoba di Percut Seituan, 16 Tersangka Dibekuk!
Aksi ini dipimpin langsung oleh AKBP Pardamean Hutahaean (Kabag Ops Polrestabes Medan) dan Kompol Lengkap Suherman (Kasat Intelkam). Sebanyak 253 personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk Brimob Polda Sumut, dikerahkan untuk memastikan operasi berjalan lancar.
Dari Keluhan Warga Hingga Penindakan Tepercaya
Operasi berawal dari keresahan warga yang melaporkan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Laporan itu ditindaklanjuti dengan gerak cepat. Tim bergerak pukul 22.10 WIB dan dalam waktu singkat sudah mengamankan lokasi.
Dukungan Masyarakat dan Peringatan Keras
Aksi gerebek ini menyedot perhatian publik. Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan dan menyambut baik tindakan tegas polisi. “Cocoklah digerebek. Rusak masa depan anak-anak nanti,” ujar Indah, salah seorang warga.
Polisi menegaskan komitmennya untuk terus membasmi kejahatan ini. Kompol Lengkap Suherman menyatakan akan terus melakukan pemetaan wilayah rawan berdasarkan intelijen dan laporan masyarakat agar aktivitas serupa tidak muncul kembali.
Operasi ini membuktikan bahwa kolaborasi polisi dan masyarakat adalah kunci menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan judi. (FD)