Hercules Bantah Stigma Preman di Tengah Peresmian Kantor GRIB Jaya Sumut: “Kami Bangun, Bukan Rusak!”
MEDAN – Ribuan kader dan simpatisan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya memadati Komplek J City, Medan Johor, pada Minggu (2/8/2026).
Bukan sekadar seremonial, peresmian Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Sumut ini menjelma menjadi panggung perlawanan terhadap stigma negatif yang selama ini membayangi organisasi yang dipimpin oleh H Hercules RM Tarigan itu.
Di hadapan ratusan kader yang hadir, Ketua Umum DPP GRIB Jaya itu dengan tegas memerintahkan seluruh anggotanya di Sumatera Utara untuk membuang jauh-jauh rasa minder dan putus asa.
Stigma “organisasi preman” yang kerap dilekatkan pada GRIB Jaya, menurut Hercules, hanyalah fitnah dari pihak-pihak yang tidak memiliki kapasitas membangun organisasi.
“Anggota GRIB yang selama ini mendapatkan fitnah dan tudingan tidak boleh putus asa. Meski organisasi kita dicap organisasi preman, karena orang yang mengucapkan itu tidak punya kemampuan untuk membangun organisasi atau kelompok. Tidak boleh minder, putus asa dan tetap semangat!” tegas Hercules dengan api semangat yang membakar, didampingi Sekjen DPP GRIB Jaya, H Zulfikar.
Peresmian kantor baru ini bukanlah sekadar perpindahan markas. Lebih dari itu, ini adalah deklarasi eksistensi dan kesiapan GRIB Jaya untuk mengambil peran strategis di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Baca Juga : Solidaritas Nyata! GRIB Jaya Sumut Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir Medan
Hercules berharap kehadiran kantor baru ini membawa keberkahan tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sumut.
“GRIB Jaya Sumut juga diminta mengambil peran untuk sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat,” ujarnya.
Dukungan Lintas Elemen dan Sinergi Nasional
Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam acara ini menandakan GRIB Jaya bukanlah organisasi yang terisolasi.
Bendahara DPD GRIB Jaya Sumut, Sujani Barus, Anggota DPRD Sumut Jonathan Tarigan, Ketua PKN Sumut Edi Suranta Gurusinga, serta perwakilan dari Pemuda Pancasila seperti Ketua MPC Kota Medan Rahmaddiansyah dan Sekretaris MPW Sumut Iqbal Hanafi Hasibuan, turut memeriahkan acara.
Tak ketinggalan, perwakilan DPD GRIB dari Jawa Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sumatera Barat, hingga DPC Pekan Baru hadir sebagai bentuk soliditas organisasi tingkat nasional.
Kehadiran lintas daerah dan lintas organisasi ini menjadi sinyal bahwa GRIB Jaya terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen bangsa.
Langkah Awal Komitmen Melayani Masyarakat
Samsul Tarigan, Ketua DPD GRIB Jaya Sumut, melalui putranya yang juga Anggota DPRD Sumut, Jonathan Tarigan, menyampaikan bahwa peresmian kantor baru ini adalah langkah awal komitmen GRIB Sumut dalam memberikan pelayanan dan kerja yang lebih baik bagi masyarakat.
“Semoga tempat baru ini membawa semangat baru dan langkah awal memberikan pelayanan pada masyarakat,” ungkap Jonathan mewakili sang ayah.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Petrus Sembiring menegaskan bahwa Kantor DPD GRIB Jaya Sumut selalu terbuka untuk siapa saja.
“GRIB Jaya Sumut siap menjadi garis terdepan untuk keamanan dan ketertiban di Indonesia khususnya di Sumut,” tambah Petrus dengan penuh keyakinan.
Di tengah gegap gempita peresmian, GRIB Jaya menunjukkan sisi humanismenya. Acara yang berlangsung khidmat itu diselingi dengan pemberian bantuan kepada 500 anak yatim piatu dan kaum duafa.
Aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa di balik stigma negatif yang kerap disematkan, GRIB Jaya hadir dengan program-program yang menyentuh langsung masyarakat kecil.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Ketua Umum DPP GRIB Jaya, H Hercules RM Tarigan, sebagai simbolis bahwa Kantor GRIB Sumut yang baru telah resmi beroperasi.
GRIB Jaya: Antara Stigma dan Realitas
GRIB Jaya yang didirikan pada 2011 oleh Hercules—yang dikenal luas sebagai mantan preman Tanah Abang—memang kerap menjadi sorotan kontroversial.
Insiden bentrok dengan Pemuda Pancasila di Blora pada Januari 2025 sempat mencuatkan kembali citra negatif ormas ini.
Namun di sisi lain, GRIB Jaya terus menunjukkan eksistensinya melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari bakti sosial Ramadhan hingga santunan anak yatim.
Hercules sendiri telah berulang kali menegaskan bahwa GRIB Jaya bukanlah organisasi yang kebal hukum dan harus senantiasa taat pada aturan yang berlaku.
Dengan diresmikannya kantor baru ini, GRIB Jaya Sumut mengirimkan pesan jelas: mereka siap membangun, bukan merusak.
Dan di balik segala kontroversi yang menyelimuti, langkah-langkah konkret di tengah masyarakat tetap menjadi ujian sesungguhnya bagi eksistensi organisasi ini ke depan. (FD)