Motif Mengerikan di Balik Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Jalan Wahidin

231

MEDAN – Sebuah tragedi mengerikan mengguncang Jalan Wahidin Lama, Medan Area, ketika seorang ibu rumah tangga tewas dibunuh secara brutal oleh sang suami. Motif di balik pembunuhan ini mulai terkuak, mengungkap dinamika rumah tangga yang penuh tekanan.

Suami Pengangguran, Istri Pekerja Sosial: Ketegangan yang Berakhir Tragis
Korban, Yap Siu Lin (55), dikenal sebagai sosok yang aktif bekerja di sebuah panti jompo milik yayasan sosial umat Buddha. Sementara itu, pelaku, A Lang (58), dilaporkan tidak memiliki pekerjaan tetap selama ini.

“Mereka sudah tinggal di sini selama 6 tahun dan jarang terlihat ribut. Tapi suaminya tidak bekerja, sedangkan korban aktif di yayasan,” ungkap Rosmawati, Kepala Lingkungan setempat.

Ketimpangan ekonomi dan tekanan psikologis diduga menjadi pemicu amukan sang suami. Pada malam kejadian, Alang tiba-tiba menikam istrinya tiga kali, dengan luka paling parah di bagian perut.

Upaya Penyergapan yang Berakhir Kacau
Saat kejadian, adik korban yang berada di lantai dua mendengar jeritan dan berusaha meminta bantuan warga. Namun, Alang dengan cepat mengunci diri di dalam rumah.

“Warga yang berusaha mendobrak pintu bahkan sempat terkena tusukan di dekat dada,” jelas Rosmawati.

Korban sempat dilarikan ke RS Muhammadiyah dan RS Pirngadi, tetapi nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi.

Pelaku Diamuk Massa Sebelum Diamankan Polisi
Aksi keji ini memicu kemarahan warga. Saat polisi tiba, pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh Polsek Medan Area.

“Tersangka telah kami bawa ke RS Bhayangkara untuk perawatan luka sebelum proses hukum,” tegas AKP Himawan, Kapolsek Medan Area. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com