Pemprov Sumut Bantah Isu Tahan Bantuan! Ternyata Salah Alamat, Biaya Kontainer Ditanggung

104

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membantah tegas isu yang menyebut mereka menahan bantuan bencana dari luar daerah. Justru, Pemprov Sumut siap menanggung biaya pengiriman dan mempercepat distribusi bantuan yang terlambat akibat kesalahan teknis pengiriman.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Sumut, Tuahta Saragih, dalam pertemuan darurat dengan Relawan Gimbal Alas (Malang, Jatim), PT Pelni, dan pihak terkait di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Senin (29/12/2025).

Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1. Bantuan “Salah Alamat”: BPBD Jatim mengonfirmasi pengiriman 10 kontainer bantuan untuk korban bencana Sumatera Utara. Namun, dalam pengiriman yang sama, ternyata ada 2 kontainer tambahan milik Relawan Gimbal Alas yang ditujukan untuk korban bencana di Aceh Tamiang.
2. Semua Terbongkar di Medan: Karena dokumen pengiriman, semua kontainer (12 buah) akhirnya dibongkar di GSG Pemprov Sumut. Pihak Pemprov baru mengetahui ada 2 kontainer tujuan Aceh setelah pertemuan dengan relawan.
3. Solusi Cepat: Meski bukan kewenangannya, Pemprov Sumut mengambil langkah responsif. “Kami siap mengirimkan bantuan ini ke Aceh Tamiang, termasuk menanggung biaya kontainer yang sebelumnya dibebankan PT Pelni kepada relawan,” tegas Tuahta Saragih.

Komitmen Penuh dan Solidaritas
Tuahta menegaskan miss informasi tentang penahanan bantuan tidak benar. Pemprov Sumut justru berkomitmen penuh membantu proses logistik, menunjukkan solidaritas antarprovinsi yang terdampak bencana.

“Kami memahami Aceh juga sedang berduka. Saat ini kami terus bekerja mendistribusikan semua bantuan yang masuk, mengingat dampak bencana yang berat dan berlarut,” tambahnya.

Perwakilan relawan mengharapkan kejadian serupa tidak terulang, mengingat bantuan tersebut adalah wujud kepedulian masyarakat. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com