Sumut Jadi Contoh Penyampaian Aspirasi Damai, Bobby Nasution: Bukan Bagian dari Anarkis!

119

MEDAN – Berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara mulai dari tokoh agama, buruh, mahasiswa, hingga organisasi kepemudaan dan pengemudi ojek online (ojol), kompak menyerukan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai.

Komitmen bersama ini diapresiasi langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang menyebut kondisi keamanan di Sumut tetap terjaga dengan sangat baik.

Apresiasi disampaikan Bobby dalam acara ‘Doa Lintas Agama bersama Gubernur Sumut’ yang digelar di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, kemarin.

“Kami ucapkan terima kasih pada seluruh tokoh masyarakat, teman buruh, ojol, dan mahasiswa yang melakukan aksi di jalan. Kita bisa lihat, mereka bukan bagian dari anarkis dan pengrusakan. Ini adalah tanda cinta kita pada Sumut,” tegas Bobby Nasution di hadapan para undangan.

Bobby meyakini bahwa kondisi kondusif Sumut saat ini adalah hasil kerja keras semua pihak. “Penanganan dan penyampaian aspirasi di Sumut dibanding daerah lain mungkin bisa dikatakan lebih baik,” ujarnya.

Suara Kebersamaan dari Seluruh Elemen Masyarakat
Acara yang dihadiri oleh Forkopimda Sumut dan perwakilan berbagai kelompok tersebut menyepakati pentingnya menjaga kedamaian. Berikut suara dan komitmen mereka:

1. Perwakilan Buruh, Willy Agus Utomo: “Kerusuhan hanya akan menyusahkan rakyat kecil. Sembako akan jadi mahal, dan yang merasakan adalah kita semua.”
2. Ketua PWNU Sumut, Marahalim Harahap: “Sumut adalah miniatur Indonesia. Jika Sumut aman, InsyaAllah Indonesia akan aman.”
3. Perwakilan Mahasiswa (Cipayung Plus), Sintong Sinaga: “Gerakan mahasiswa harus konsisten dan fokus pada isu kemanusiaan, bukan merusak fasilitas umum yang justru merugikan masyarakat.”
4. Perwakilan Ojol (GODAMS), M Hilal: “Kami selalu mengimbau untuk menjaga kondusivitas. Seperti aksi di Polda Sumut kemarin, semua berjalan damai dan satu komando.”
5. Sultan Deli, Mahmud Arya Lamantjitji Perkasa Alam Syah: “Bersyukur Sumut kondusif dan aman. Kami dari Kesultanan Deli akan terus mendoakan hal ini.”

Ajakan Bijak Bermedia Sosial dan Doa Lintas Agama
Perwakilan Pemuda Muhammadiyah Sumut, Syarif Lubis, juga mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial guna mencegah provokasi dan hoaks.

Acara puncak ditutup dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh enam tokoh dari berbagai kepercayaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu) untuk keselamatan dan kedamaian Sumatera Utara. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com