Gol 90+8 Kaan Ayhan Bawa Turki Bungkam AS 3-2

6

LOS ANGELES – Stadion Los Angeles bergemuruh, namun bukan untuk tuan rumah. Sorak sorai justru pecah dari sudut kecil pendukung Turki yang menyaksikan tim kebanggaan mereka menutup perjalanan Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) waktu setempat.

Pertandingan yang sudah kehilangan arti bagi klasemen karena AS sudah pasti lolos dan Turki sudah pasti tersingkir justru menyajikan drama lima gol yang membuat 70 ribu penonton di Inglewood, California, tak bisa duduk tenang.

Babak Pertama: Kejutan Demi Kejutan

Hanya tiga menit laga berjalan, Auston Trusty membawa AS unggul cepat melalui skema tendangan sudut. Bek AS itu dengan tenang menaklukkan kiper Turki Ugurcan Cakir usai memanfaatkan umpan Sebastian Berhalter.

Keunggulan itu hanya bertahan tujuh menit. Bintang muda Turki, Arda Guler, menyamakan kedudukan di menit ke-10 setelah menuntaskan assist matang Baris Yilmaz.

Baca Juga : Gol Maseko Bawa Afsel Lolos 32 Besar Piala Dunia

Gol ini terasa istimewa karena menjadi gol pertama Turki sepanjang turnamen setelah gagal mencetak gol dari 62 percobaan tembakan di dua pertandingan sebelumnya.

AS sempat mengira kembali unggul saat Mark McKenzie mencetak gol di menit ke-29, namun wasit menganulirnya karena posisi offside.

Dua menit kemudian, giliran Turki yang berbalik unggul. Orkun Kokcu mencetak gol dari umpan pendek Eren Elmali di dalam kotak penalti, membawa Turki memimpin 2-1 hingga turun minum.

Babak Kedua: Ketegangan hingga Detik Terakhir

AS kembali lagi. Sebastian Berhalter, yang sebelumnya memberi assist untuk gol pertama, kini mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-49 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Cakir.

Masuknya Christian Pulisic di menit ke-58 untuk pertama kalinya sejak cedera betis di laga pembuka membuat serangan AS kian berbahaya. Dua peluang emas Pulisic nyaris mengubah skor, namun kiper Turki Zeki Celik dan tiang gawang menggagalkannya.

Laga seakan akan berakhir imbang. Hingga delapan menit masuk waktu tambahan.

Kaan Ayhan, yang baru masuk di menit ke-88 menggantikan Kokcu, menjadi pahlawan di menit 90+8. Can Uzun mendapatkan bola di sisi belakang tiang jauh dan mendorongnya melewati kiper Matt Turner yang sudah terjatuh, sebelum Ayhan menyambar bola dan mendorongnya masuk ke gawang kosong.

Gol penentu kemenangan itu menjadi pukulan telak bagi AS yang sudah mengincar hasil imbang. Turki pulang dengan tiga poin dan kebanggaan meski finis di dasar klasemen Grup D dengan tiga poin. Sementara AS tetap kukuh di puncak grup dengan enam poin dan akan menghadapi Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar, Rabu depan.

Pelatih AS Mauricio Pochettino melakukan rotasi besar dengan menurunkan sembilan pemain baru di laga yang sudah tak berpengaruh ini. Namun rotasi itu justru dimanfaatkan Turki yang bertaruh segalanya untuk harga diri.

“Ini tentang kehormatan,” ujar pelatih Turki Vincenzo Montella sebelum pertandingan. Dan anak-anak asuhnya membuktikannya dengan gol di detik terakhir yang akan dikenang sepanjang masa. (FD)