Amarah Warga Mandailing Natal Meledak: Polsek Dibakar, Kapolsek Dicopot Pasca-Kasus Pengedar Narkoba

99

MEDAN – Insiden mencekam melanda Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu, 20 Desember 2025, ketika ratusan warga, mayoritas ibu-ibu rumah tangga dari Desa Singkuang, membakar kantor

Polsek Muara Batang Gadis. Aksi anarkis ini dipicu kekecewaan mendalam atas dugaan pelepasan seorang terduga pengedar narkoba bernama Romadon yang sebelumnya diamankan dan diserahkan langsung oleh masyarakat.

Kronologi bermula pada Jumat, 19 Desember 2025 sore. Warga yang resah dengan maraknya peredaran narkoba berhasil menangkap Romadon di Desa Singkuang sekitar pukul 16.30 WIB.

Dengan penuh harap, mereka menyerahkan tersangka ke Polsek Muara Batang Gadis untuk diproses hukum. Namun, kabar cepat menyebar bahwa Romadon terlihat bebas di luar polsek, memicu kemarahan massal.

Situasi memanas pada Sabtu siang. Massa mendatangi polsek untuk memprotes, memblokir jalan penghubung Singkuang-Natal, lalu berujung pembakaran.

Video viral menunjukkan sepeda motor dinas polisi dibakar lebih dulu, api merembet ke bangunan hingga atap hangus, serta satu unit mobil dinas digulingkan. Tidak ada korban jiwa, tapi kerusakan fasilitas negara signifikan. Polisi membantah keras tuduhan “tangkap-lepas”.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Romadon bukan dilepaskan, melainkan kabur dari tahanan dengan merusak jeruji sel pada Sabtu pagi.

Saat itu, Kapolsek Iptu Akmaluddin sedang memimpin pengejaran hingga ke wilayah Sumatera Barat. Pengejaran terus dilakukan, dan pemeriksaan internal terhadap personel polsek sedang berlangsung untuk menyelidiki kemungkinan kelalaian.

Sebagai respons cepat, Polda Sumut melakukan evaluasi organisasi pada Senin, 22 Desember 2025. Iptu Akmaluddin dinonaktifkan sementara dan dipindah tugas sebagai Perwira Pertama (Pama) Yanma Polda Sumut untuk kepentingan pemeriksaan.

Jabatan Kapolsek kini diisi Plt. oleh Ipda Samsuri, yang juga menjabat Kepala SPKT Polres Mandailing Natal.

Peristiwa ini mencerminkan tingginya keresahan masyarakat terhadap bahaya narkoba yang merusak generasi muda. Situasi kini dilaporkan kondusif, tapi menjadi pelajaran berharga bagi institusi kepolisian untuk memperkuat sinergi dengan warga dalam pemberantasan narkotika. (CNN)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com