Hadapi Ramadan 2026, Stok Pangan Sumut Surplus! Ini Strategi Cerdas Bobby Nasution

38

MEDAN – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, masyarakat Sumatera Utara boleh bernapas lega. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan stok bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan surplus.

Pernyataan ini disampaikan Bobby saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (30/1/2026).

Kondisi Pangan: Dari Krisis Cabai Menuju Surplus Menyeluruh

Bobby Nasution mengungkapkan, sejumlah komoditas krusial seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng tercatat surplus jika dilihat dari perbandingan jumlah kebutuhan dan produksi.

“Ini kalau dilihat surplus semua, dari jumlah kebutuhan dan produksi, surplus,” tegas Bobby.

Pencapaian ini patut diapresiasi mengingat pada Oktober 2025 lalu, cabai merah sempat menjadi penyumbang inflasi utama di Sumut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sigap melakukan intervensi dengan mendatangkan pasokan cabai dari Jawa Timur.

Strategi ini, ditambah dengan masuknya masa panen lokal, berhasil meredam gejolak harga dan mengeluarkan cabai dari daftar pemicu inflasi.

11 Aksi Cepat & Strategi Jangka Panjang Pemprov Sumut

Agar stabilitas harga terjaga, khususnya menyambut momen Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Sumut telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang dirangkum dalam 11 Aksi Cepat Pengendalian Inflasi. Langkah-langkah konkret tersebut meliputi:

1. Pembagian gratis komoditas penyumbang inflasi.
2. Bundling beras SPHP murah dengan cabai merah.
3. Percepatan penyaluran program bantuan pangan.
4. Penyelenggaraan pasar murah.
5. Intervensi tata niaga.
6. Operasi Pasar (Sidak Pasar).
7. Monitoring distribusi pangan secara ketat.
8. Penguatan kerja sama antardaerah.
9. Penugasan BUMD untuk mengelola distribusi cabai dan bawang merah.
10. Antisipasi pangan untuk program Martabe Bangun Gampong (MBG).
11. Penetapan toko-toko sebagai Toko Pantau Inflasi.

Baca Juga : Stok Pangan Sumut Surplus! Pemprov Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan 2026, Ini Strategi Jitunya

Tidak hanya langkah jangka pendek, Bobby juga memaparkan rencana jangka panjang untuk ketahanan pangan.

Pada 2026, Pemprov Sumut akan membangun tiga cold storage di daerah penghasil dan daerah konsumsi, serta membangun solar dryer dome di beberapa wilayah untuk meningkatkan kualitas dan daya simpan produk pertanian.

Dukungan & Apresiasi dari Komisi XI DPR RI

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Hanif Dhakiri, yang hadir dalam kunjungan tersebut mengakui bahwa inflasi di Sumut pernah tercatat cukup tinggi.

Namun, ia menegaskan bahwa kondisi itu lebih disebabkan faktor temporer seperti bencana dan cuaca, bukan karena kebijakan atau kelangkaan permanen.

Hanif juga memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut. Sinergi solid antara Pemprov Sumut dan Bank Indonesia dinilainya berjalan dengan baik.

“TPID Sumut kinerjanya cukup baik, sinergi Bank Indonesia dengan Pemprov berjalan, operasi pasar berjalan, monitoring harga berjalan dengan baik. Ke depan kita dorong hal bersifat positif ini dipertahankan,” pungkas Hanif.

Dengan langkah-langkah komprehensif dan sinergi yang kuat, Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Bobby Nasution optimis dapat menjamin keamanan pangan, stabilitas harga, dan kenyamanan masyarakat Sumut dalam menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri 2026. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com