Harapan Baru untuk Korban Bencana : Wapres Gibran dan Gubernur Bobby Nasution Langsung Turun ke Lapangan di Tapanuli Utara

96

TAPANULI UTARA – Duka pasca-bencana banjir bandang dan longsor dahsyat yang melanda Sumatera Utara akhir November 2025 lalu, harapan muncul bagi ribuan korban. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution serta Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat, Senin (22/12/2025), langsung meninjau lokasi pengungsian di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk segera memulihkan kehidupan warga. Mereka memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, serta rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban yang rumahnya hancur.

Bencana hidrometeorologi ekstrem tersebut telah menyebabkan kerusakan masif di Tapanuli Utara 58 ruas jalan rusak, 18 jembatan ambruk, 770 rumah hancur, serta puluhan fasilitas air bersih, PAUD, SD, dan SMP terdampak. Dampaknya meluas ke seluruh Sumut, dengan ribuan warga mengungsi dan kesulitan akses.

Dalam dialog hangat dengan pengungsi di Gereja HKBP Sibalanga, Wapres Gibran tegas menyatakan rumah yang rusak akan dibangun kembali oleh Pak Presiden, Pak Gubernur, dan Pak Bupati. Lokasinya sudah dipastikan aman di satu kecamatan. Infrastruktur, lahan pertanian, dan perkebunan juga akan kita pulihkan secepatnya!

Beliau juga menekankan prioritas khusus untuk kelompok rentan mulai nak-anak, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui harus jadi prioritas utama. Makanan, kesehatan, dan obat-obatan tidak boleh sampai kurang.

Sementara itu, Bupati Jonius menyampaikan keluhan warga: Akses jalan desa-kecamatan masih terputus di setidaknya 7 desa, membuat hasil panen sulit dipasarkan—apalagi saat musim durian sedang puncaknya.

Usai di HKBP Sibalanga, rombongan melanjutkan ke Gereja GKPI Pearaja Tarutung, sambil membagikan bantuan langsung: logistik pangan, perlengkapan tidur, obat-obatan, mainan anak, hingga kebutuhan gereja.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca-bencana besar yang menewaskan ratusan jiwa dan mengungsikan puluhan ribu orang di Sumut. Pemerintah berjanji tak tinggalkan warga sendirian—pemulihan infrastruktur dan huntap jadi prioritas utama. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com