Mulai Hari Ini! Pemprov Sumut Gelar Razia Besar-besaran Truk Over Tonase di Jalan Galang, Pelanggar Siap-siap Kena Sanksi!

7

DELISERDANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menggelar operasi penertiban besar-besaran terhadap kendaraan bertonase berlebih (over tonase) yang melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, mulai Jumat (26/6/2026).

Langkah tegas ini diambil sebagai upaya menyelamatkan infrastruktur jalan yang selama bertahun-tahun hancur lebur akibat ulah truk-truk nakal pengangkut material galian C ilegal.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yudha Pratama Setiawan, mengungkapkan bahwa razia ini akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut, Dinas Lingkungan Hidup Sumut, serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Operasi tidak hanya menyasar kendaraan angkutan yang melebihi batas tonase, tetapi juga akan memfokuskan pengawasan pada aktivitas usaha galian C yang belum mengantongi izin resmi.

“Kami bersama OPD terkait akan melakukan penertiban dan pengawasan di kawasan ini untuk memastikan kendaraan yang melintas sesuai aturan dan tidak lagi merusak jalan yang telah diperbaiki,” tegas Yudha.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, sebelumnya telah meninjau langsung kondisi memprihatinkan Jalan Perintis Kemerdekaan pada Kamis (25/6/2026). Dalam kunjungannya, ia mendengar langsung keluhan warga yang sudah bertahun-tahun menderita akibat jalan rusak parah.

Bobby mengungkapkan fakta mengejutkan: daya dukung Jalan Perintis Kemerdekaan hanya 8 ton, namun truk-truk yang melintas setiap hari mengangkut material galian C dengan bobot puluhan bahkan ratusan ton.

Aktivitas galian C ilegal yang beroperasi 24 jam tanpa izin ini disebut sebagai biang kerok utama kerusakan jalan.

Baca Juga : Bobby Nasution Turun Tangan! Jalan Rusak 10 Km di Galang Dibeton, Galian C Ilegal Ditutup Total

“Tadi saya mendengarkan langsung dari warga, banyak mobil bertonase besar lewat sini. Kita pastikan ditutup. Kita minta mereka mengurus izin,” ujar Bobby dengan tegas.

Pemerintah Provinsi Sumut telah mengalokasikan anggaran fantastis lebih dari Rp31 miliar melalui APBD 2026 untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak.

Dari total 10 kilometer jalan yang rusak, tahun ini baru 5,5 kilometer yang akan dikerjakan, dengan sisa 4,5 kilometer ditargetkan rampung pada tahun 2027.

Perbaikan dilakukan secara bertahap mulai dari lapisan dasar jalan agar konstruksi yang dihasilkan lebih kuat dan tahan lama.

“Kita tidak ingin memaksakan semuanya sekaligus tetapi kualitasnya tidak baik. Karena itu pengerjaan dilakukan bertahap agar hasilnya benar-benar maksimal,” jelas Bobby.

Keluhan warga Galang sudah sangat memuncak. Seorang warga bernama Juli mengaku setiap hari harus menghirup debu pekat dari truk-truk yang melintas mulai subuh hingga tengah malam. Saat hujan, kawasan tersebut kerap dilanda banjir akibat drainase yang tersumbat.

“Kami berharap bukan hanya jalan dan parit yang diperbaiki, tapi juga pengawasan tonase kendaraan. Percuma jalan diperbaiki kalau truk yang melintas melebihi batas tonase, karena jalan pasti akan cepat rusak kembali,” ujar Juli dengan nada putus asa.

Warga lain bahkan menyampaikan kekhawatiran di depan Gubernur: “Jangan setelah di aspal lima bulan dah hancur lagi, selama kami masyarakat menunggu perbaikan sudah lima tahun”.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggaran over tonase atau ODOL (Over Dimension Over Loading) diancam pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda hingga Rp500.000.

Sanksi tegas ini akan diberlakukan bagi sopir dan pemilik kendaraan yang kedapatan melanggar aturan.

Bobby Nasution memberikan solusi konstruktif bagi pelaku usaha galian C yang ingin beroperasi secara legal. Pemerintah akan menyiapkan akses jalan tersendiri agar kendaraan berat tidak lagi melintasi jalan yang digunakan masyarakat.

“Selama ini jalan di Kecamatan Galang kapasitasnya 8 ton. Jadi jika para penambang galian ilegal mengurus izin, kita akan buat akses tersendiri,” jelasnya.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, mendukung penuh langkah ini dan berkomitmen memperkuat struktur jalan kabupaten sesuai kebutuhan tonase kendaraan yang telah mengantongi izin resmi.

Bobby juga mengajak masyarakat dan para konten kreator untuk turut mengawasi pelaksanaan pembangunan jalan agar berjalan sesuai harapan.

“Bapak/Ibu mari kita bersama kawal pembangunan jalan ini. Secara bertahap kita lakukan perbaikan. Jika bapak ibu melihat adanya permasalahan, silakan tag melalui Facebook atau media sosial saya. Insyaallah kita tindak lanjuti,” ucapnya. (FD)